Gerakan Jumat Berkah November #1

Gerakan Jumat Berkah November #1

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Alhamdulillah memasuki bulan baru tahun Masehi, bulan Nopember. Ada satu moment penting di bulan ini, yaitu milad-nya PPA. Satu tahun sudah PPA berjalan, banyak kisah suka, banyak pula dukanya. Dan kesemuanya menjadi saksi perjalanan PPA.

Seperti salah satu program yang menjadi kegiatan rutin alumni di setiap pekannya, Gerakan Jumat Berkah. Kegiatan ini didukung oleh alumni di daerahnya masing-masing dengan berbagai ide kreatifnya.

Udah gak sabar nih, pengen liat kemeriahannya. Yukk, buruan ke tekape. Cekidot..  😉 

 

S O L O

soloMenurut info, hari ini Solo menebar gerakan mukenah wangi. Tim Solo mendonasikan mukena ke beberapa mushola, memfasilitasi kenyamanan saudari-saudari muslimah saat menghadap Sang Maha Cinta.

“Terkadang kita seringkali merogoh rupiah lebih untuk pakaian, tetapi tidak untuk mukena. Pakaian selalu wangi, tetapi mukena belum tentu, :'( “ ungkap mbak Rina, salah satu alumni Solo.

 

SITUBONDO

IMG-20151106-WA007Di Situbondo sedang hangat-hangatnya membuka “Butik Shodaqoh”. Teknisnya, barang-barang yang dijual di butik ini hasilnya akan didonasikan untuk Gerakan Jumat Berkah.

“Seperti hari ini, barang yang sold adalah barang-barang pecah belah, lemari, dipan, baju, tas, sepatu, dan lain-lain. Hasil penjualan dari kesemuanya ini dibelikan sembako yang kemudian didistribusikan kepada yang berhak,” begitu persiapan dari Bu Kirana untuk GJB kali ini.

 

PASURUAN

IMG-20151106-WA008Pasuruan sebagai kota yang baru ‘dihinggapi’ PPA turut memeriahkan Jumatnya. Kali ini berbagi sarapan bersama anak-anak nih.

“Pasuruan masih minim. Semoga diberi keluasan rizki,” demikian pernyataan dari Bunda Ira.

Waaahh.. Gak papa, Bu. Yang penting kontribusinya. Tetep semangat ya untuk Pasuruan. 🙂

 

PALEMBANG

IMG-20151106-WA003Pagi-pagi sekali, mas Koko dan tim telah bertolak ke Panti Asuhan Az-Zikri. Tim disana telah berjanji bahwa pagi ini akan datang untuk sarapan bersama.

“Kita mau datang pukul 6 pagi, biar bisa sarapan bareng nih sama anak-anaknya. Jadi, jangan pada sarapan dulu sebelum kita datang, yahh.. 😀 ” tutur mas Koko kepada pengurus Panti.

Masih dalam suasana milad PPA, tim Palembang menyediakan nasi uduk plus susu cokelat untuk sarapan, serta membawakan topi lucu serta aksesoris PPA untuk membuat mereka senang.

 

JOGJAKARTA

IMG-20151106-WA011Tim Jogja hari ini berkunjung ke Panti Bina Siwi di Sendangsari, Pajangan Bantul, berbagi nasi kotak disana. Anak-anak didik di panti ini senang sekali.

“Alhamdulillah, mereka senang mendapat kunjungan dari kita. Dan Alhamdulillah lagi, di hari Jumat berkah ini bisa bertemu dengan alumni yang sudah tak lama tak jumpa karena kesibukannya mengelola warung nasinya. Namanya Pak Jhoni atau yang akrab pula disapa dengan Om Jo. Menurut mbak Ilya, Allah begitu menyayangi Om Jo, terbukti dengan banyaknya miracle yang terjadi dalam kehidupannya,” cerita mbak Ilya Shanie dengan haru.

 

PEKALONGAN

Mas Andrew dan mbak Rosy tak mau ketinggalan. Tim Pekalongan hari ini berkunjung ke RPSBM, yaitu Rumah Perlindungan Sosial Berbasis Masyarakat untuk membagikan alat-alat kebersihan, makanan, pakaian pantas pakai, mukena, juga sarung.

“Semoga apa yang kita berikan bermanfaat bagi penghuni disana. Sejumlah makanan, pakaian, dan alat-alat kebersihan telah kita distribusikan kesana,” Mas Andrew tak lupa melaporkannya pada tim reportase.

 

MADIUN

IMG-20151106-WA025Di Madiun, mbak Dyast pagi-pagi sudah berbagi nasi bungkus untuk sarapan. Sesi pagi ini luput dari dokumentasi karena tak sempat.

Siang hari dengan cuaca panas terik, timbullah ide untuk berbagi es teh kepada para pekerja di jalan, seperti abang becak, petugas parkir, pekerja bangunan, ataupun pekerja berat lainnya yang terpaksa meneteskan keringat karena teriknya. Alhasil, jadilah 100 cups es teh yang siap didistribusikan.

“Alhamdulillah, banyak ucapan syukur dari beliau-beliau yang menerima pemberian kami yang tidak seberapa nilainya. Nasi bungkusnya untuk sarapan, Es teh saat panas terik insyaa Allah sedikit mengurangi haus dan dahaga,” ujar mbak Dyast sambil menyeruput es teh-nya karena ikut kepanasan. Keren sekali idenya, mbak.

 

DENPASAR

Bu Ifa biasanya Jumat pagi udah kelayapan di jalan. Namun hari ini beliau ijin untuk merayakan GJB berbarengan dengan Kelas Privat besok lusa.

“Iyaa, kita mau ngerayain milad-nya PPA bareng anak-anak yatim. Bagi-bagi bingkisan. Bareng mas Rendy juga. Sekalian pas di kelas privat besok,” rencana Bu Ifa.

Baik, bu Ifa. Ditunggu laporannya ya..

 

MAKASSAR

Tim Makassar kebanyakan pegawai kantoran. Namun setiap Jumat selalu ada wakil dari alumni yang turun untuk memeriahkan hari penuh berkah ini.

“Alumni Makassar yang bernama Musdalifah dan Rose Tina, hari ini mengunjungi LKSA/Panti Asuhan “Amal Islam” yang beralamat di Jalan Poros Kariango Desa Tenrigangkoe Kec. Mandai Kab. Maros Sulawesi Selatan, yaitu tempat pembinaan muallaf yang ada di Kab Maros.”

“Di tempat lain, Bu Farida menyempatkan diri berbagi kepada pembersih jalan dan taman kota Maros di seputar wilayah kantornya.”

12191618_1668626110088194_6802262481876389245_n“Ada juga yang minta bantuan gojek untuk mengantarkan paket nasi kotak ke masjid seputaran rumahnya. Jadi, meskipun sibuk ngantor masih tetep bisa berbagi,” kata bu Dian Syarif gembira

 

 

 

 

Ada-ada saja yang dilakukan oleh tim alumni di setiap daerah untuk memeriahkan Jumatnya. Dan semakin hari, seni kebaikan yang disajikan semakin kreatif. Barokallah untuk semuanya. Proud of you, all employee of Allah..

Salam Kontribusi..^^

 

Gerakan Jumat Berkah Oktober #4

Gerakan Jumat Berkah Oktober #4

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Gerakan Jumat Berkah kembali digelar. Meski ini adalah akhir bulan Oktober, namun para alumni PPA tak mau melewatkan Jumat begitu saja.

Apa saja yang dilakukan kawan-kawan alumni di daerahnya? Yukk, kita ke tekape. Cekidot.. ?

 

DENPASAR

Tabanan, Bali, yang disemarakkan oleh Bu Ifa dan teman-teman bergerak berbagi sarapan pagi di seputaran Bali. Juga tak lupa berkunjung ke sebuah pondok pesantren untuk berbagi bingkisan disana.

 

PURWOKERTO

Tim Purwokerto kerap berbagi nasi bungkus gratis di hari Jumat. Para alumni bahu-membahu bergerak untuk membagikannya pada tukang parkir, pemulung, tukang sampah, juga masyarakat sekitar yang kurang mampu.

 

PALEMBANG

Jumat pagi, tim Palembang yang diketuai oleh mas Koko telah menyebar ke segala arah. Berawal dari simpang lampu merah Angkatan 66, kemudian ke pasar Sekip, lalu mengambil pintas ke seputaran IBA, berakhir ke arah Lemabang. Targetnya para penjual koran, petugas penyapu jalan, petugas berbaju kuning alias pengais sampah, abah-abah pengayuh becak yang mereka temukan di jalan.

 

MAKASSAR

Gerakan Jumat Berkah juga rutin dilakukan oleh tim Makassar. Meski kebanyakan para alumni pekerja kantoran, tetapi selalu ada wakil dari tim yang turun untuk memeriahkan GJB ini. Kali ini kawan kita berbagi kepada lansia yang hidup sendiri. Dikunjungi ke rumahnya, disantuni, dan disemangati. :)

 

PEKALONGAN

Mas Andrew dan mbak Rosy, juga para alumni Pekalongan dalam Jumbo (Jumat Berkah Bro) berkutat di Rumah Sakit Bendan Pekalongan. Ramai-ramai membagikan sekitar 80 nasi kotak kepada keluarga yang sedang menunggu dan menjaga pasien kelas 3.

 

S O L O

Dari Solo Raya melaporkan bahwa segenap alumni disana hari ini berkunjung ke Panti Wredha yang lokasinya di sebelah barat pom bensin Njongke, Surakarta, pada pukul 9 pagi. Panti ini isinya semuanya para jompo. Berikut sebait puisi yang ditulis oleh mbak Rina sepulang dari sana..

IMG-20151030-WA000Tinggallah sendiri.. yang harus mengurus diri sendiri ditempat baru..

Tempat yang bukan dihabiskan saat masa mudanya bersama keluarga..

Kini usia sudah menua dan kebutuhan hidup yang tak bisa ditunda..

Aku butuh teman, kurang lebih ungkapan itu yang tergambar..

Aku butuh teman yang selalu ada untukku..

Aku butuh teman yang selalu bisa jadi tempat keluh kesahku..

Aku butuh teman ketika aku nanti dipanggil sang Khalik ada yang membimbingku mengucap asma-Nya..

 

Barokallah untuk semuanya. Setiap Jumat selalu membuat mata ini menangis. Bahagia, suka cita, karena semuanya bergerak dihari yang penuh barokah.

Salam Kontribusi..^^

 

PPA on Air, BSFM Maros with Sonny

PPA on Air, BSFM Maros with Sonny

Special talkshow with trainer PPA, @sonnysanndy, siang ini pukul 14.00 waktu Makassar dan sekitarnya di 107,3 Mhz, Radio Butta Salewangang (BSFM) Maros dengan announcer Ady.

IMG_20151030_00214647“Sebagai manusia, tentu saja kita tidak terlepas dari berbagai keinginan serta permasalahan hidup. Mungkin saja permasalahan hutang yang menumpuk, jodoh yang tak kunjung datang atau keinginan memiliki keturunan setelah sekian lama berumah tangga, dan mungkin masih banyak lagi permasalahan lainnya.

Untuk itu, rahasia agar keinginan tercapai dan berbagai permasalahan menemukan solusinya, kita harus bisa merayu Allah untuk mau menolong kita dan meyakini diri-NYA sebagai sebaik-baik penolong,” ungkap Abi Kim sebagai salam pembuka.

Ady menyebutkan bahwa, sejak kecil kita memang sudah diajarkan konsep tauhid tentang Allah namun kita kebanyakan hanya sekedar mengetahuinya sebatas teori. Dari tahap teori ini akan diubah ke tahap pemahaman sehingga bisa membuat kita lebih menghayati makna daripada ketauhidan yang diajarkan dalam Islam.
Hadir bersama Abi Kim, alumni setempat bernama Musdalifah yang menceritakan betapa tenang dan khusyuk hatinya saat melaksanakan ibadah. Sangat berbeda sebelum mengikuti Private Class PPA.

 

Selengkapnya bisa dikulik artikel talkshow ini di website BSFM Maros :)

 

 

 

Gerakan Jumat Berkah Oktober #3

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh..

Haii, selamat pagi.. Yeahh, ketemu lagi dengan Jumat. Waktunya Gerakan Jumat Berkah, nih..

Baik, hari ini saya akan mengunjungi langsung ke daerah-daerah yang memeriahkan Jumat-nya. Yuuukk, kita terbang kesana..

 

DENPASAR

“Bu Ifaaaaaa… Apa kabarnya nih, Tabanan?”

“Eeehh, mas Reporter ngagetin aja. Hayuk cepet sini, ikutan GJB. Pagi ini saya mau kunjungan ke Panti Asuhan Al-Amanah Denpasar. Mumpung hari baik. Bagi-bagi bingkisan di hari Asyuro. Tuh liat, banyak anak-anak yatim yang menentramkan hati. Calon penghuni surga.”

IMG-20151023-WA009

 

 

 

 

 

 

“Siip banget deh, Bu Ifa. Makasih ya, udah diajakin ikut GJB. Saya pamit Bu, mau ke Purwokerto .”

“Iiihh, mas Reporter. GJB-nya belum selesai. Saya mau ke Panti Asuhan satu lagi, namanya Wal-Masakin. Ayo ikutan dulu.”

“Oooh, masih ada yang mau dikunjungi, toh. Baik Bu, saya manut. Hehee..”

 

“Seneng banget dah, pagi-pagi sudah bisa berbuat kebaikan. Barokallah ya, Bu Ifa dan seluruh tim EoA Bali. Semoga sukses terus. Saya pamit mau ke tempat mbak Amel. Mau sarapan disana, ahh.. 

“Oke.. okee.. Hati-hati ya, mas Reporter. Salam buat Umi Waliko dan dek Amel.”

 

PURWOKERTO

“Alhamdulillah nyampe juga ke Purwokerto. Mana nih, mbak Amel dan Umi. Kok masih sepi.”

“Ooh, ternyata lagi bagi-bagi sarapan ke pejalan kaki yang lewat, orang tua, tetangga, anak-anak, bahkan penjual jamu dipanggil buat dikasih sarapan.”

“Ehh, ada mas Repoter. Kapan nyampe? Maaf, kita pada gak nyadar. Tadi sibuk cegat orang-orang yang lewat.”

“Ohh, gapapa mbak Amel. Siippp. Purwokerto kereeenn.”

IMG-20151023-WA010“Tapi, nasi bungkusnya keabisan nih. Jadi gak bisa nyicipin, mas Reporter.”

“Gapapa, Umi . Saya mau lanjut ke Situbondo aja. Kabarnya tim disana juga bagi-bagi nasi bungkus. Saya jalan dulu, ya kawan-kawan. Semoga Jumatnya barokah.”

“Hati-hati, ya mas Reporter. Kalo ketemu Bu Eka, salamin.”

 

SITUBONDO

“Mas Andreeeee, tungguuuu… Mau kemana nih?”

“Buruan mas Reporter, kita harus stand by di “Warung Shodaqoh” untuk melayani pembeli, trus mau keliling-keliling membagikan nasi bungkus untuk kaum dhuafa, juga nanti bagi-bagi baju ke Panti Asuhan.”

“Waah, banyak kali agendanya, mas?”

“Iya. Yukk, segera..”

IMG-20151023-WA014

“Abis ini, kita ke tempat Ivan, anak asuh kita yang berumur 9 tahun. Ibunya penjual gorengan. Sebulan yang lalu sakit punggung, ada benjolan katanya. Saat ini sedang diurusin sama Bu Kirana. Ayo, mas Reporter kita kesana”

 

IMG-20151023-WA015“Awalnya Ivan hanya bisa terlentang dan menangis. Tapi sekarang sudah bisa duduk lebih lama dan udah mau pake kursi roda.”

“Alhamdulillah, Bu Eka. Barokallah. Semoga Ivan bisa segera jalan lagi.”

“Makasih ya, mas Reporter. Makasih juga buat para sahabat dan donaturnya Ivan. Mohon doa atas kesembuhannya.”

“Aamiin, Bu Eka. Baik, saya permisi dulu, ya. Udah ditunggu mas Adit di Jogja.”

“Iyaa, mas Reporter. Salam aja buat temen-temen Jogja.”

 

JOGJAKARTA

“Mas Reporter, ayoo buruan. Udah ditungguin dari tadi.”

“Ooh, maaf, maaf. Tadi abis sarapan dulu di Situbondo. Jadi gimana, kita kemana hari ini?”

“Iya. Rencananya hari ini kita mau ke Panti Sosial HAFARA, letaknya di Jalan Tempuran Brajan Rt. 08 Tamantirto Kasihan Bantul. Bapak Chabib selaku pengelolanya, mengasuh pasien gangguan jiwa, anak-anak jalananan, dll di panti ini. Beliau menggunakan metode terapi untuk membantu kembali normal, juga lebih dekat dengan Allah.”

IMG-20151023-WA020“Itu ada Bu Lia Bilqis yang nyerahin bantuan sedekah dari sahabat PPA Jogja. Semoga banyak manfaatnya untuk beliau.”

“Aamiin. Barokallah nih, tim Jogja. Semoga lancar terus buat para EoA. Saya pamit ke Bandung dulu, ya mas Adit. Makasih banyak lho.”

“Baik, baik, mas Reporter. Nitip salam buat kang Yudi dan kawan-kawan disana.”

 

BANDUNG

“Halooo, kang Kohar. Damang? Hayoo, pagi-pagi udah mikulin beras, emang bade angkat kamana, kang?”

“Iiih, kang Reporter, jangan cuma diliatin atuh, bantuin sana. Masih banyak, nih. Ada 200 kantong dwibako yang siap disalurkan GJB hari ini.”

“Dwibako mah naon, kang?”

“Atuh dwibako itu artina paket yang berisi beras 2 kg dan minyak 1 liter. 100 kantong akan dibagiin ke rumah-rumah. 100 kantong lagi stay di kantor.”

“Oohh.. baru paham, kang. Hehee..

“Nuhun kang, udah diajakin keliling-keliling. Sukses terus buat tim Bandung. Punten, saya mau ke Pekalongan dulu. Disana ada kumpul-kumpul bareng anak yatim.”

“Mangga, kang Reporter. Nanti kalo sempet, mampir lagi kesini. Jangan sungkan. Salam buat mas Andrew dan mbak Rosy.”

 

PEKALONGAN

“Mas Andrew, mbak Rosy, bu Vivin, ini pada mau kemana, euyy?”

“Ehh, ada mas Reporter. Ini, kita-kita mau kumpul-kumpul sama anak-anak yatim. Bermain, berdoa, sholat , makan bersama. Sekalian juga ngasih bingkisan buat mereka.”

“Oh iya, kumpulnya dimana? Ikutan, dong.”

“Di kantor PPALC kita, mas. Hayuk ahh kalo mau ikutan. Sok masuk ke mobil. Kita kesana bareng-bareng.”

“Keren, euyy. Pekalongan seruuu. Saya bahagia banget liatnya. Barokallah ya, buat tim Pekalongan semua. Makasih banyak udah diijinin ikut. Saya pamit dulu ya, mau ke Makassar, nih.”

“Oke, mas Reporter. Tar kalo dah nyampe, salam buat bu Dian Syarif yaa..”

 

MAKASSAR

“Nahh, bu Dian kita mau GJB kemana?”

“Biasa, mas Reporter. Bagi-bagi sarapan untuk warga Maros. Targetnya bapak-bapak atau ibu-ibu yang sudah lanjut usia, para pekerja kasar yang sedang bekerja, dan lain-lain yang kita temukan di jalan nanti. Semoga saja dengan makan sarapan dari kita, mereka lebih kuat untuk bekerja sampai petang nanti. Ayoo ahh, ikutan bagi-bagi.”

“Baik, bu. Saya siap membantu tim Makassar.”

“Alhamdulillah ya, bu Dian. Semua kebagian sarapan dari kita. Semoga mengenyangkan perut mereka hari ini. Mohon pamit bu, saya mau ke Solo. Disana juga sedang berbagi. Semangat ya, tim Makassar..”

“Lanjut, mas Reporter. Hati-hati di jalan. Nanti salam sama bu Rina, yaa..”

 

S O L O

IMG-20151023-WA063“Waahh, mbak Rina dan temen-temen mau ngapain nih GJB-nya?”

“Hmm.. begini, mas Reporter. Kita mau ke Kartasura. Pasti banyak yang lapar disana siang-siang gini, terik, panas. Mau sedikit berbagi mas, karena setiap rejeki kita pasti ada bagian untuk mereka.”

“Bagus sekali tuh, mbak. Rencananya mau bagi-bagi apa?”

“Kita mau berbagi nasi bungkus dan beberapa lembar rupiah, mas. Bukankah bahagia itu sederhana, dengan bersedekah yang merupakan obat mujarab, langsung menggetarkan hati.”

“Waahh, keren tuh. Sukses ya, temen-temen EoA Solo. Saya pamit dulu, mau terbang ke Palembang.”IMG-20151023-WA062

“Iya, mas Reporter. Terima kasih udah mampir. Hati-hati di jalan yaa. Titip salam untuk mas Koko dan kawan-kawan disana.”

“Siipppp..”

 

PALEMBANG

“Heii, mas Kokooo.. Pada mau kemana nih sama tim, buru-buru amat?”

“Ehh, mas Reporter tiba-tiba muncul aja. Iya nih, mau GJB ke Rumah Tahfidz di daerah Macan Kumbang, Bukit. Kebetulan ada alumni yang amanahin nasi bungkus. Ayok ikutan, mas..”

“Baik, baik. Saya ikut, deh.”

“Masih banyak tuh, sisanya. Mau dikasihin ke siapa lagi?”

“Kita mampir ke tanah perkuburan aja, di Puncak Sekuning. Deket sini kok tempatnya. Disana banyak penjual bunga, penjaga makam, petugas bersih-bersih. Mereka pasti belum makan. Yukk, kita kesana..”

“Alhamdulillah, udah selesai GJB tim Palembang. Ludes tuh nasi bungkusnya. Ga bersisa.”

“Masih belum, mas Reporter. Abis ini kita mau ke lokasi kebakaran di Jl. Letnan Jaimas Rt. 14 – 24 Ilir, belakang Ramayana. Ada 14 KK yang kehilangan rumah. Korban terlantar mencapai 59 jiwa termasuk anak-anak dan balita. Saat ini mereka hanya bisa bermalam didalam tenda darurat yang disediakan oleh Dinas Sosial. :’( “

“Ohh, begitu. Baik, ayo kita kesana. Mau bawa apa? Sembako, pakaian?”

“Nah, setelah disurvey oleh mas Utun, ternyata warga disana sudah banyak yang nyumbang makanan dan pakaian. Yang paling mereka butuhkan saat ini adalah tabung gas untuk memasak. Jadi sekarang, kita mau nyari tabung gas dulu. Secara, tabung gas ‘melon’ itu sedang langka. Toko-toko menolak menjual tabungnya. Mereka hanya menerima isi ulang.”

“Laaahh, jadi bagaimana, mas Koko?”

“Yaa, kita cariin. Kita puterin Palembang sampe nemu tu tabung gas. Bismillah, semoga Allah permudah.”

IMG-20151023-WA057

“Alhamdulillah, akhirnya dapet juga. Lumayan, bisa beli 5 tabung hasil dari donasi yang ditransfer oleh alumni.”

“Ayoo mas Koko, kita segera ke tekape. Udah gak sabar, nih.”

“Iya.. iyaa.. Kita segera meluncur. Cuusss…”

“Waahh, akhirnya selesai juga GJB hari ini. Makasih ya, mas Koko dan tim. Semoga tetap semangat. Saya pamit pulang, yaa..”

“Siaapp, mas Reporter. Sampai jumpa next Friday. Hati-hati di udara.”

 

Jumat memang penuh barokah. Berlomba-lomba dalam kebaikan itu sungguh menyenangkan. Barokallah untuk seluruh tim PPA daerah. Semoga terus bersemangat.

 

 

Private Class Palembang #101

Private Class Palembang #101

soettaSoetta, Jakarta to Palembang

Dari Cengkareng, Jakarta, Sabtu pukul 14.30 wib, on schedule, Sonny “Abi Kim” terbang menuju Palembang.
Tiba di bandara setempat di waktu ashar dengan sambutan asap tebal yang menyesakkan napas.
Ya, kondisi udara di kota Palembang memang memprihatinkan, namun tak menyurutkan langkah dakwah tim Palembang bersama PPA. Segera, tim membawa kabur sang trainer dari sana.

 

Gandus, Al-Quran Al-Akbarkoko n master

Setelah menunaikan sholat ashar, tim melajukan kendaran ke kawasan Gandus dimana terdapat Al-Quran Al-Akbar dalam lembar kayu yang diukir timbul diatas ornamen khas Kesultanan Darussalam dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan biaya tidak kurang dari 2 milyar. Masing-masing lembar halamannya berukuran 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhannya termasuk sampul mencapai 9 meter.

Kitab raksasa sebanyak 30 juz yang dibangun oleh Ustadz Syofwatillah Mohzaib di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah selama kurun waktu 7 tahun ini, telah diresmikan oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudoyono, pada tanggal 30 Januari 2012 sekaligus juga mendapatkan penghargaan dari MURI.

 

IMG-20150912-WA061RM Sri Melayu, Dinner

Menikmati malam dengan pindang sepertinya telah menjadi hidangan wajib karena memang menu ini berbeda bila dinikmati di kota asalnya.

Sambil menyantap patin-nya, sang guru bercengkrama dengan Mas Koko dkk mengenai persiapan kelas privat besok. Plus sharing tentang program-program tim Palembang kedepannya.

Banyak hal dipaparkan sang guru kepada kami yang menjadikan obrolan semakin seru.

 

Grand Atyasa CC, Private ClassIMG-20150914-WA054

Tim dan sang trainer tiba di tempat on time. Para peserta yang mendaftar juga hadir lebih awal padahal kabut belum beranjak naik.

Persiapan demi persiapan acara dilakukan oleh tim. Cek sound, mike, lighting, air conditioner, termasuk meja, kursi, pena, buku, dll, demi kelancaran kelas privat hari ini.

Setelah dirasa oke, barulah kelas dimulai. Dibuka oleh master ceremonial kita, Mas Koko, yang mengupas tuntas testimoni dari para alumni, juga tak lupa memperkenalkan profile sang master, Sonny Sandy.

 

IMG-20150912-WA044Buku PPA

Surprisenya adalah.. Buku PPA yang telah ditunggu berbulan-bulan lamanya akhirnya terbit juga dan segera dipamerkan di meja registrasi.

Alhasil, para peserta dan alumni yang baru tau mengenai buku ini (haduuh, kemana aja sih, kan udah sering diinfoin ke grup) pada mesen dah. Langsung mau dibayar lunas.. Walaahh, pada gak tau ya itu udah pesenan alumni sejak pre-order.. :p
Akhirnya setelah dibujukin untuk indent, meski dengan keluhan “yaaaaaahhh..” yang panjang, tapi sahabat-sahabat ini tetep melakukan transaksi.. Ma acih.. ma acih.. 🙂

 

smbSultan Mahmud Badaruddin II, Palembang to Jakarta

Selesai kelas privat, saatnya sang guru pulang. Tim mengantarkan Abi Kim ke bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ba’da menunaikan sholat maghrib. Tetap diiringi kabut yang ternyata memperindah pencahayaan dari lampu jalan. Pemandangan yang langka.

Jadwal keberangkatan yang semula pukul 19.40 wib diberitakan mundur ke pukul 22 malam. Info terakhir yang tim dengar bahwa pesawat masih delay 2 jam lagi hingga sang guru tiba di rumah pukul 2 dini hari.

 

Teriring doa untuk kita semua, baik panitia maupun alumni, yang telah berlelah payah demi tersampainya ilmu tauhid ini kepada rekan-rekan tercinta, semoga Allah karuniakan kebaikan di dunia terlebih lagi di akhirat.

Tak lupa semoga Allah mengkaruniakan kebaikan untuk kanjeng guru yang bersedia hadir walau dengan kondisi kota yang berkabut, berlimpahkan pahala, sehat wal ‘afiat, berkah sepanjang masa..

Barokallah..

 

Salam Sepenuh Cinta dari kami..
PPA Center Palembang
Pin. 57A474B6
WA. 0823-74290099

Palembang
Ahad, 13 September 2015